Pengaruh Penggunaan Media Kolase Berbasis Lingkungan Sekitar dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar SBdP Kelas IV SDN 1 Ranomeeto
The Effect of Environment-Based Collage Media and Learning Motivation on Grade IV SBdP Learning Outcomes at SDN 1 Ranomeeto
DOI:
https://doi.org/10.66225/15hrga37Keywords:
Media kolase, motivasi belajar, hasil belajarAbstract
Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di sekolah dasar memerlukan media yang konkret, kreatif, dan dekat dengan pengalaman belajar siswa. Praktik pembelajaran yang terlalu bergantung pada buku teks berpotensi membuat siswa pasif, sedangkan lingkungan sekitar menyediakan bahan belajar yang dapat diolah menjadi media kolase. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan media kolase berbasis lingkungan sekitar dan motivasi belajar serta menganalisis pengaruh keduanya terhadap hasil belajar SBdP siswa kelas IV SDN 1 Ranomeeto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Sampel penelitian adalah 46 siswa kelas IV, terdiri atas kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, angket motivasi belajar, observasi penggunaan media kolase, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, linearitas, serta regresi dengan bantuan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol pada variabel hasil belajar, penggunaan media kolase, dan motivasi belajar. Penggunaan media kolase berbasis lingkungan sekitar berpengaruh positif terhadap hasil belajar SBdP dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 41,1%. Motivasi belajar juga berpengaruh terhadap hasil belajar dengan kontribusi sebesar 56,6%. Model regresi pada kelas eksperimen menunjukkan hubungan kuat dengan R sebesar 0,842 dan R2 sebesar 0,710. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media kolase berbasis lingkungan sekitar dan motivasi belajar dapat menjadi strategi pembelajaran SBdP yang kontekstual, murah, dan efektif untuk meningkatkan pengalaman belajar seni di sekolah dasar.
Downloads
References
Abdurrahman. (2009). Belajar dan pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Andriani, S. (2016). Pengaruh motivasi belajar dan penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV di SDN Mayangan 6 Kota Probolinggo. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 10(1), 101-118.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asnawir, & Usman, B. (2007). Media pembelajaran. Jakarta: Ciputat Pers.
Dahrul, A., Harun, Y. M., & Rosma, E. (2017). Penggunaan media pembelajaran kolase biji-bijian untuk mengembangkan motorik halus anak dini di PAUD Nurul Hidayah Desa Lampuuk Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Anak Usia Dini, 2(1), 1-12.
Ghozali, I. (2001). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hajar, P. (2014). Seni keterampilan anak. Jakarta: Universitas Terbuka.
Haryanto. (2007). Pembelajaran multimedia di sekolah. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.
Lubis, M. A. (2020). Peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media gambar berbasis kolase pada pembelajaran tematik di Madrasah Ibtidaiyah Padangsidempuan. Forum Paedagogik, 12(1), 90-105.
Mulyasa, E. (2010). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nadhiroh, S. (2020). Pengembangan media buku panduan untuk meningkatkan hasil belajar kolase pada siswa kelas III SDN Sekaran 02. Tesis. Universitas Negeri Semarang.
Novi, A. W., & Widyaningsih, C. (2017). Peningkatan kreativitas seni rupa kolase dengan media daun pada anak kelompok B TK Kemala Bhayangkari 03 Banyumanik Semarang. Jurnal Pawiyatan, 24(2), 1-10.
Nugraheni, R. W. (2013). Meningkatkan hasil belajar IPS dengan menggunakan media kolase pada siswa kelas V SDN Pamoton 1 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 1-10.
Pamadhi, H. (2014). Seni keterampilan anak. Jakarta: Universitas Terbuka.
Priyatno, D. (2010). Teknik mudah dan cepat melakukan analisis data penelitian dengan SPSS. Yogyakarta: Gava Media.
Rachmawati, Y., & Kurniati, E. (2005). Strategi pengembangan kreativitas pada anak usia taman kanak-kanak. Jakarta: Kencana.
Rusman. (2012). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Harjito. (2009). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sagala, S. (2009). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Sudjana, N. (2016). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sudjana, N., & Rivai, A. (1991). Media pengajaran: Penggunaan dan pembuatannya. Bandung: Sinar Baru.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumanto. (2005). Pengembangan kreativitas seni rupa anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Sundayana, R. (2015). Media dan alat peraga dalam pembelajaran matematika. Bandung: Alfabeta.
Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana.
Uno, H. B. (2008). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Wardani, K. C. (2006). Peran pendidikan seni dalam mewujudkan manusia Indonesia. Logat: Jurnal Seni Rupa FBS Unimed, 3(1), 1-7.





