ADDITIONAL MENU
Journal History
JPSB: Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya merupakan jurnal ilmiah yang mewadahi publikasi hasil penelitian dan kajian di bidang pembelajaran seni dan budaya. Pada periode awal pengelolaannya, jurnal ini aktif diterbitkan melalui laman https://ojs.uho.ac.id/cgi-sys/suspendedpage.cgi dan pernah memperoleh akreditasi Sinta 5.
Dalam perkembangannya, JPSB menghadapi kendala teknis pada platform Open Journal Systems (OJS) versi 2. Keterbatasan dukungan tenaga teknis pada saat itu menyebabkan sejumlah permasalahan sistem belum dapat ditangani secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada keberlanjutan proses editorial dan penerbitan, termasuk tidak dapat dipublikasikannya artikel pada laman jurnal sebelumnya. Akibatnya, beberapa volume mengalami keterlambatan penerbitan dan status akreditasi jurnal kemudian berada pada peringkat Sinta 6.
Pada tahun 2026, pengelola melakukan pembenahan untuk menyelesaikan masalah tersebut dan membangun kembali tata kelola jurnal. Sebagai bagian dari langkah pemulihan, pengelola menyediakan server dan domain baru dengan dukungan PT Perorangan, serta menerapkan OJS versi 3 yang lebih mutakhir dan sesuai dengan kebutuhan pengelolaan jurnal ilmiah. Platform baru tersebut dapat diakses melalui laman https://ruangsenibudaya.com.
Penggunaan server dan domain baru tersebut telah didukung kerja sama dengan Universitas Halu Oleo yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini menjadi dasar penting untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan JPSB, termasuk penguatan infrastruktur digital, tata kelola editorial, dan penerbitan jurnal secara lebih tertib.
Pengelola juga menyadari adanya ketertinggalan penerbitan selama lebih dari dua tahun, khususnya pada rentang Volume 7 Nomor 2 Tahun 2022 sampai dengan Volume 11 Nomor 1 Tahun 2026. Sebagai bentuk tanggung jawab kepada para penulis, pengelola melakukan penataan dan penerbitan edisi-edisi tertunda melalui fitur Quick Submit pada OJS 3. Langkah ini digunakan untuk memulihkan arsip publikasi dan menyelesaikan ketertinggalan penerbitan, dengan melengkapi data artikel, metadata, edisi, serta dokumen pendukung secara tertib.
Penggunaan Quick Submit merupakan langkah pemulihan atas edisi yang tertunda dan bukan pola pengelolaan penerbitan JPSB ke depan. Setelah masa pemulihan, pengelola berkomitmen menjalankan penerbitan secara berkala sesuai jadwal, memperkuat proses editorial dan penelaahan sejawat, meningkatkan kualitas metadata serta tampilan artikel, dan memastikan keberlanjutan pengelolaan sistem jurnal.
Melalui reakreditasi tahun 2026, JPSB berharap memperoleh kesempatan untuk menunjukkan perbaikan yang telah dilakukan serta komitmen pengelolaan baru dalam menjalankan jurnal secara profesional, konsisten, transparan, dan bertanggung jawab. Pengalaman pada masa lalu menjadi pembelajaran penting untuk membangun pengelolaan JPSB yang lebih baik serta menjaga kepercayaan penulis, penelaah, pembaca, dan seluruh pemangku kepentingan.
Selain pembenahan sistem publikasi, pengelola juga sedang melakukan pemutakhiran data jurnal pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) untuk menyesuaikan identitas jurnal lama dengan identitas jurnal yang baru. Sampai saat ini, pengelola belum memperoleh perkembangan maupun balasan resmi dari pihak Perpusnas terkait proses tersebut. Namun demikian, pengelola tetap berkomitmen untuk melakukan tindak lanjut dan berkoordinasi secara berkelanjutan dengan Perpusnas agar proses pemutakhiran data dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.





