Monolog Sastra dalam Pembelajaran Seni: Pengembangan Kemampuan Berbicara, Ekspresi, dan Apresiasi

Authors

  • Ina Ina Universitas Tangerang Raya Author
  • Pramisdi Winanto Saputro Universitas Tangerang Raya Author
  • Diardana Prima Sintasari Universitas Tangerang Raya Author
  • Hasnah Setiani Universitas Negeri Semarang Author
  • Indra Rasyid Julianto Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author

DOI:

https://doi.org/10.33772/g5t19p28

Keywords:

monolog sastra, pembelajaran seni, kemampuan berbicara, ekspresi, apresiasi sastra

Abstract

Pembelajaran seni memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman belajar yang melibatkan komunikasi, ekspresi, kreativitas, dan apresiasi siswa. Salah satu bentuk pembelajaran yang secara konseptual dapat mengintegrasikan aspek tersebut adalah monolog sastra karena melibatkan pemahaman teks, interpretasi karakter, kemampuan berbicara, serta ekspresi verbal dan nonverbal dalam sebuah performansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoretis peran monolog sastra dalam pembelajaran seni, khususnya dalam kaitannya dengan potensi penguatan kemampuan berbicara, ekspresi, dan apresiasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Data penelitian berupa sumber-sumber ilmiah yang relevan, terutama artikel jurnal, buku akademik, dan publikasi penelitian yang membahas pembelajaran seni, monolog, keterampilan berbicara, ekspresi, dan apresiasi sastra. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, kategorisasi tematik, dan sintesis antarsumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa monolog sastra memiliki potensi sebagai bentuk pembelajaran seni yang integratif karena menghubungkan pemahaman teks dengan praktik performatif. Berdasarkan sintesis literatur, aktivitas monolog berpotensi memberikan ruang bagi penguatan kemampuan berbicara melalui latihan artikulasi, intonasi, volume, tempo, dan kelancaran; mendukung pengembangan ekspresi melalui penggunaan vokal, mimik, gestur, dan penghayatan karakter; serta memperkaya apresiasi sastra melalui proses memahami, menafsirkan, menghayati, dan merespons karya. Secara konseptual, ketiga aspek tersebut menunjukkan keterkaitan antara pemahaman teks, interpretasi, penghayatan, performansi, dan komunikasi. Dengan demikian, kajian ini menempatkan monolog sastra sebagai alternatif pembelajaran yang secara teoretis berpotensi mempertemukan dimensi bahasa, seni, dan sastra secara terpadu.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astutik, W., & Juwita, P. (2022). Pengaruh Metode Role Playing terhadap Keterampilan Berbicara dalam Drama Siswa Kelas XI SMK Negeri Medan Tahun Pembelajaran 2021-2022. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(1), 109–115.

Damono, S. D. (2018). Alih Wahana. Jakarta: Gramedia.

Febrianto, A., Siroj, R. A., & Hartatiana. (2024). Studi Literatur : Landasan Dalam Memilih Metode Penelitian Yang Tepat. Journal Educational Research and Development, 01(02), 259–263.

Hanatuddawilah, W. (2023). Meningkatkan Keterampilan Mengungkapkan Monolog Descriptive Lisan Sederhana Yang Berterima Menggunakan Sistim Icare Pada Siswa Kelas VII MTS Negeri Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Lampu: Jurnal Pendidikan, 9(1), 44–50.

Inderawati, R., Eryansyah, E., Maharrani, D., Suhendi, D., & Siahaan, S. (2023). Virtual drama performance: is it a need due to pandemic or technological era? English Review: Journal of English Education, 11(2), 551–560.

Ishak, I. (2019). Strategi Kebenaran dalam Monodrama dan Monolog. Kuala Lumpur: Malaysian Institute of Translation & Books.

Julianto, I. R., Saputro, P. W., Hayati, R., Gusvita, W., & Sintasari, D. P. (2025). Metode Role Playing sebagai Alternatif Pembelajaran Keterampilan Drama di Sekolah Dasar. Pesastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(1), 53–61.

Marciano, R., & Alfirdaus, M. M. (2019). Belajar Monolog: Persiapan Menuju Pementasan Monolog. Surabaya: Wilwatikta Press.

Medina, C. L., Perry, M., Lee, B. K., & Deliman, A. (2021). Reading with drama: relations between texts, readers and experiences. Literacy, 55(2), 136–144.

Novriadi, F., Mayar, F., & Desyandri, D. (2023). Memperkenalkan Drama Musikal untuk Membangun Kreativitas. Journal Of Social Science Research, 3(2), 5757–5768.

Oktalia, U. C. (2013). Penggunaan Video Monolog Untuk Meningkatkan Kemampuan Bercerita Siswa Kelas VIIB SMP Negeri 4 Gerokgak. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 1(8), 1–17.

Ola, S. L., Suratni, N. W., & Haryati, N. M. (2022). Pembelajaran Drama Monolog Cerita Sano Nggoang Dengan Metode Sosio Drama Di Smp Arnoldus Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Flores NTT. Pensi, 2(2), 194–204.

Perangin-angin, E., Imanuella, R., Angel, J., & Ginting, S. D. B. (2026). Dampak Role playing Terhadap Kemampuan Berbicara dalam Pertunjukan Drama Siswa XI SMK Negeri 9 Medan. Belaindika :Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan, 8(1), 195–208.

Roekmana, G. M. (2019). Proses Penciptaan Teater Dalam Monolog Naskah “Berusaha Melawan Lupa” Karya : Acep Zam Zam Noor Pada Festival Lanjong Art Festival (LAF) Kutai Kertanegara Kalimantan Timur. JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni, 4(2), 128–137.

Rohmah, K., Priyatni, E. T., & Suwignyo, H. (2021a). Assessment of learning development to improve student’s appreciative and critical thinking abilities in drama appreciation course. 4th Sriwijaya University Learning and Education International Conference (SULE-IC 2020), 495–502.

Rohmah, K., Priyatni, E. T., & Suwignyo, H. (2021b). Developing self and peer assessment to improve student’s appreciative critical ability in learning drama appreciation. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 25(1), 49–62.

Sidqi, M. F. (2010). Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa Untuk Mengungkakan Makna Dalam Monolog Pendek Berbentuk Procedure Melalui Metode Demonstrasi Di Kelas VII A MTS Walisongo Ulujami. Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 19(2), 1–11.

Suryandoko, W. (2023). Teater Monolog Tradisional: Bentuk Pertunjukan, Nilai, dan Kehidupan Jalanan. Geter: Jurnal Seni Drama Tari dan Musik, 6(1), 51–63.

Teiseran, G. G. (2020). Implementasi Metode Demonstrasi dalam Upaya Meningkatkan Ketrampilan Berbicara Monolog Pendek Berbentuk Prosedur. Journal of Education Action Research, 4(2), 192–197.

Downloads

Published

2026-10-04

How to Cite

Monolog Sastra dalam Pembelajaran Seni: Pengembangan Kemampuan Berbicara, Ekspresi, dan Apresiasi. (2026). Jurnal Pembelajaran Seni Dan Budaya, 11(2), 93-104. https://doi.org/10.33772/g5t19p28