Aktualisasi Ukhuwah Basyariyah dalam Tradisi Kupatan dan Relevansinya terhadap Kehidupan Sosial

Authors

  • Yola Aprilia Mushlihah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Rita Nurhalimah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Astri Gita Fatimah Zahra Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Dyah Ayu Sarotun Nabila Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Purwanto Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.33772/ytcyvf42

Keywords:

Ukhuwah Basyariyah, Kupatan, Relevansi, Kehidupan Sosial

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural dengan keberagaman suku, agama, dan tradisi lokal yang berfungsi sebagai pemersatu masyarakat. Salah satu tradisi yang masih lestari di Jawa Tengah adalah tradisi Kupatan yang dilaksanakan pada bulan Syawal setelah puasa sunnah enam hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktualisasi ukhuwah basyariyah dalam tradisi Kupatan dan relevansinya terhadap kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, prosiding, buku, dan website terpercaya yang membahas tradisi Kupatan, ukhuwah basyariyah, dan kehidupan sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan analisis isi melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukhuwah basyariyah dalam tradisi Kupatan diaktualisasikan melalui gotong royong, saling berbagi makanan, saling memaafkan, kebersamaan, dan toleransi tanpa membedakan status sosial. Relevansi tradisi ini terhadap kehidupan sosial terletak pada perannya dalam memperkuat silaturahmi, menumbuhkan solidaritas, membangun toleransi, dan melestarikan nilai budaya lokal. Dengan demikian, Kupatan tidak hanya sebagai tradisi seremonial tetapi juga sebagai sarana pendidikan sosial keagamaan yang penting untuk menjaga keharmonisan masyarakat multikultural.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiyah, A., & Pratiwi, I. (2025). The Reception of Qur’anic Gratitude in the Kupatan Tradition: A Living Qur’an Perspective. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 8(2), 112‒128.

Arifah, S., Ifadah, L., Arifah, Z., & Nashihin, H. (2024). Strategi Penguatan Ukhuwah Basyariyah untuk Memperkokoh Kerukunan Sosial di Desa Purwodadi, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung. Ahdaf: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 126‒139.

Azzah, M. A. (2024). Kupatan: Warisan Tradisi Desa Paciran yang Tetap Lestari. Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam, 1, 698‒707.

Budaya Indonesia. 2023). Kupatan di Dusun Bakalan. Budayaindonesia.org. Diakses pada 6 Agustus 2026. https://budaya-indonesia.org/kupatan-di-dusun-bakalan

Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya. (2023). Rekapitulasi Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2013 – 2022. Kemdikbud.go.id. Diakses pada 6 Agustus 2026. https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id

Fadli, R. V. (2022). Nilai-Nilai Multikulturalisme Tradisi Kupatan di Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Al-Ma’arief: Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 4(1), 12‒20.

Fallahnda, B. (2022). Sejarah Tradisi Kupatan & Makna Filosofi dari Sunan Kalijaga. Tirto.id. Diakses pada 7 Agustus 2026. https://tirto.id/sejarah-tradisi-kupatan-makna-filosofi-dari-sunan-kalijaga-gzGT

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Data Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2013 – 2024. Kemdikbud.go.id. Diakses pada 6 Agustus 2026. https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id

Lestari, Gina. (2015). Bhinnekha Tunggal Ika: Khasanah Multikultural. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 1(2), 31–37.

Ningsih, T. (2020). The Islamic Character Values of Kupatan Tradition in Bangkalan, Madura, East Java. Ibda: Jurnal Kajian Islam dan Budaya, 18(2), 245‒260.

Nurcahyono, O. H. (2018). Pendidikan Multikultural Di Indonesia: Analisis Sinkronis dan Diakronis. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi dan Antropologi, 2(1):105–115.

Redaksi NU Online. (2023). Sunan Kalijaga: Kreator Tradisi Kupatan. Nu.or.id. Diakses pada 7 Agustus 2026. https://nu.or.id/nasional/sunan-kalijaga-kreator-tradisi-kupatan-j9HWJ?utm_source

Syawaludin, M. (2020). Multicultural Ukhuwah Concept: The Study Of Various Signification On Ukhuwah Perspective Of Islamic Elite Religion in Pasuruan District. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 20(1), 69‒85.

Wibisono, G. R., & Fatihin, K. (2022). Kupatan Local Traditions in Strengthening Ukhuwah for the Spirit of Islam Wasathiyah. Annual International Conference on Islamic Education for Students, 1(1), 514‒522.

Wiratama, N. A., Fatimah, I. D., & Dwidarti, F. (2025). Budaya Luhur Kupatan Makna dan Nilai dalam Pembelajaran Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Tunas Pendidikan, 7(2), 406‒415.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Aktualisasi Ukhuwah Basyariyah dalam Tradisi Kupatan dan Relevansinya terhadap Kehidupan Sosial. (2026). Jurnal Pembelajaran Seni Dan Budaya, 11(1), 34-41. https://doi.org/10.33772/ytcyvf42

Similar Articles

11-17 of 17

You may also start an advanced similarity search for this article.