Penggunaan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Kemampuan Seni Tari Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Kendari
The Use of Audiovisual Media to Improve the Dance Art Skills of Eighth-Grade Students at SMP Negeri 6 Kendari
DOI:
https://doi.org/10.33772/apv6pm16Keywords:
media audiovisual, pembelajaran seni tari, PTK, wiraga, wirama, wirasaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara potensi siswa dalam kegiatan seni tari dan praktik pembelajaran di kelas yang masih banyak bertumpu pada penjelasan verbal, sehingga penguasaan ketepatan gerak, irama, dan ekspresi belum merata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media audiovisual serta menentukan kontribusinya terhadap peningkatan kemampuan seni tari siswa kelas VIIIA SMP Negeri 6 Kendari. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa, terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara guru dan siswa, tes praktik, dokumentasi lapangan, serta telaah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, rubrik penilaian kemampuan menari berdasarkan aspek wiraga, wirama, dan wirasa, pedoman wawancara, serta catatan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui nilai rata-rata, ketuntasan individu, dan ketuntasan klasikal dengan KKM 75 serta indikator keberhasilan klasikal 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata awal siswa sebesar 63,04 dengan ketuntasan 30%. Pada Siklus I, rata-rata meningkat menjadi 70,00, tetapi tindakan belum memenuhi indikator keberhasilan. Pada Siklus II, rata-rata meningkat menjadi 83,11 dengan ketuntasan klasikal 90%. Peningkatan paling tampak pada ketepatan gerak, keselarasan irama, dan keberanian berekspresi. Penelitian menyimpulkan bahwa media audiovisual efektif apabila digunakan sebagai siklus pemodelan gerak, latihan berulang, umpan balik, dan refleksi dalam pembelajaran seni tari. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah perumusan siklus pembelajaran berbantuan audiovisual yang replikatif dan berorientasi pada wiraga, wirama, dan wirasa untuk pembelajaran seni tari di SMP.
Downloads
References
Agustin, T., Kuswarsantyo, & Kusnadi. (2016). Pengembangan video pembelajaran tari: Sebuah alternatif metode belajar tari. Imaji, 14(1), 65-70. https://doi.org/10.21831/imaji.v14i1.9535
Arikunto, S. (2012). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.
Astuti, F. (2021). The effectiveness of exploring local wisdom from YouTube: An investigation on the Indonesian higher education students' dance performance across gender. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 40(1), 230-241. https://doi.org/10.21831/cp.v40i1.32426
Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191-215. https://doi.org/10.1037/0033-295X.84.2.191
Clark, J. M., & Paivio, A. (1991). Dual coding theory and education. Educational Psychology Review, 3(3), 149-210. https://doi.org/10.1007/BF01320076
Hamalik, O. (2014). Psikologi belajar dan mengajar. Bumi Aksara.
Hanna, J. L. (2008). A nonverbal language for imagining and learning: Dance education in K-12 curriculum. Educational Researcher, 37(8), 491-506. https://doi.org/10.3102/0013189X08326032
Keinanen, M., Hetland, L., & Winner, E. (2000). Teaching cognitive skill through dance: Evidence for near but not far transfer. Journal of Aesthetic Education, 34(3/4), 295-306. https://doi.org/10.2307/3333646
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.
Krathwohl, D. R. (2002). A revision of Bloom's taxonomy: An overview. Theory Into Practice, 41(4), 212-218. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4104_2
Magdalena, M., Triana, D. D., & Sari, K. M. (2021). Media audio visual dalam pembelajaran seni tari. Journal of Dance and Dance Education Studies, 1(2), 31-38.
Mariyah, Y. S., Budiman, A., Rohayani, H., & Audina, W. D. (2021). Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pemanfaatan media audio visual: Studi eksperimen dalam pembelajaran tari. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences, 4(2), 959-967. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i2.778
Mayer, R. E., & Moreno, R. (2003). Nine ways to reduce cognitive load in multimedia learning. Educational Psychologist, 38(1), 43-52. https://doi.org/10.1207/S15326985EP3801_6
Nadiya, N. F., Herpratiwi, & Fitri, D. M. (2025). Implementation of audio visual learning media in extracurricular dance activities. Jurnal Teknologi Pendidikan: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran, 10(2), 248-255. https://doi.org/10.33394/jtp.v10i2.15201
Paivio, A. (1991). Dual coding theory: Retrospect and current status. Canadian Journal of Psychology/Revue Canadienne de Psychologie, 45(3), 255-287. https://doi.org/10.1037/h0084295
Rahma, D. A., Mawardi, & Saputri, R. E. (2025). Media audio visual dalam pembelajaran seni budaya tari siswa kelas V Sekolah Dasar Islam Asysyakirin Kota Tangerang. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 5153-5157. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1391
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68-78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68
Suwitri, R., Novitasari, A., & Effendi, R. (2021). Pengaruh media audio visual terhadap keterampilan gerak tari siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4700-4707. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1539
Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257-285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4
Warburton, E. C. (2003). Intelligence past, present, and possible: The theory of multiple intelligences in dance education. Journal of Dance Education, 3(1), 7-15. https://doi.org/10.1080/15290824.2003.10387224
Wardani, L. (2019). Penggunaan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar seni budaya dan keterampilan siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 004 Rambah Samo. Indonesian Journal of Basic Education, 2(1), 1-4.
Yanti, D., Yusran, S., & Ino, L. (2019). Pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran seni tari tradisional Lumense kelas VIII SMP Negeri 16 Poleang Tengah. Jurnal Pembelajaran Seni & Budaya, 4(2). https://doi.org/10.33772/jpsb.v4i2.7822
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64-70. https://doi.org/10.1207/S15430421TIP4102_2






