Pola gerak tari Linda dalam pelaksanaan Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat

Movement patterns of Linda dance in Karia ceremony among the Muna community in Wadaga District, West Muna Regency

Authors

  • Muliani Universitas Halu Oleo Author
  • La Niampe Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.33772/8xz7s092

Keywords:

pola gerak, tari Linda, Karia, warisan budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola gerak, filosofi ritual, dan pewarisan tari Linda dalam pelaksanaan Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mulai berkurangnya penguasaan masyarakat terhadap urutan gerak tari Linda dan perlunya pendokumentasian tari tersebut sebagai bagian integral dari ritus Karia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan orientasi studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, pelaku tari, dan masyarakat, serta dokumentasi praktik Karia dan unsur pertunjukan tari Linda. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan simpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karia dilaksanakan melalui tahapan kafoluku, kabhansule, kalempagi, kafosampu, katandano wite, kabasano dhoa, pertunjukan Linda, kahapui, dan kaghorono bhansa. Tari Linda memiliki struktur gerak awal, tengah, dan akhir. Kosakata gerak lengkapnya meliputi memegang sapu tangan, berputar, mengayunkan selendang, mengangkat selendang ke belakang, gerakan burung, mengikat selendang di pinggang, duduk, menyandarkan siku, meletakkan tangan di depan dada, mengangkat selendang di bahu, dan penutup Linda. Pola gerak tersebut merepresentasikan doa, kerendahan hati, pengendalian diri, kedewasaan, solidaritas, dan kesiapan perempuan Muna memasuki kehidupan sosial orang dewasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tari Linda tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan ritual, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter dan pewarisan budaya. Kontribusi penelitian ini adalah memperkuat pendidikan seni berbasis kearifan lokal dan mendokumentasikan warisan tari Muna untuk kepentingan pembelajaran serta pelestarian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, A. B., & Pendais, H. (2019). Sejarah Tari Lulo pada masyarakat suku Tolaki Kelurahan Alangga Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan (1800-1996). Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah, 4(1).

Ardin, A., Cahyono, A., & Hartono, H. (2017). Makna simbolik pertunjukan Linda dalam upacara ritual Karia di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara. Catharsis: Journal of Arts Education, 6(1), 57-64.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Muna Barat. (2021). Kecamatan Wadaga dalam angka 2021. BPS Kabupaten Muna Barat.

Bayu, W. C. (2024). Studi fenomenologi dinamika psikologis remaja wanita dalam menghadapi tradisi Karia. Psikowipa, 5(1).

Firmansyah, F., Simatupang, G. R. L. L., Kusmayati, H., & Sushartami, W. (2019). Aksiologi musikal pada pertunjukan tari tradisional Linda dalam ritual adat keagamaan Karia di daerah Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 20(3), 132-149.

Hidayat, A. (2005). Bunga rampai kesenian tradisional. Graha Ilmu.

Kasno, N. R., Hafsah, W. O. S., & Jalil, A. (2019). Elekton sebagai media dalam tarian Lulo pada masyarakat Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari. Jurnal Kerabat Antropologi, 3(2).

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mohasa, M. F. (2022). Pandangan ‘urf terhadap prosesi adat Karia pada masyarakat Muna di Kelurahan Laiworu Kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna. Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 4(1).

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Sihartin, I. K. Suardika, & Yazid. (2019). Pola pelatihan gerak Tari Lulo melalui kegiatan ekstrakurikuler pada siswa kelas VI SDN 37 Kendari. Jurnal Humanika, 1(1).

Soedarsono. (2006). Intisari kesenian daerah. Kanisius.

Suhandi, Niampe, L., & Ibrahim, I. (2018). Relasi makna simbolis Tari Linda dan ritus Kaghombo dalam upacara adat Karia pada masyarakat Muna Sulawesi Tenggara. Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya, 3(1).

Supardjan, N. (1983). Pengantar pengetahuan tari. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sustiawati, N. L. (2011). Kontribusi seni tari Nusantara dalam membangun pendidikan multikultur. Mudra: Jurnal Seni Budaya, 26(2), 126-134.

Downloads

Published

2026-05-10

How to Cite

Pola gerak tari Linda dalam pelaksanaan Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat: Movement patterns of Linda dance in Karia ceremony among the Muna community in Wadaga District, West Muna Regency. (2026). Jurnal Pembelajaran Seni Dan Budaya, 10(2), 119-126. https://doi.org/10.33772/8xz7s092

Similar Articles

21-30 of 32

You may also start an advanced similarity search for this article.