Visualisasi Tari Tradisional Lulo Hada pada Masyarakat Suku Tolaki di Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan
Visualization of traditional Lulo Hada dance in the Tolaki community of Landono District, South Konawe Regency
DOI:
https://doi.org/10.33772/bj8eac15Keywords:
visualisasi, Lulo Hada, tari tradisonal, kearifan lokalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, makna gerak, serta nilai pendidikan dan budaya dalam tari tradisional Lulo Hada pada masyarakat suku Tolaki di Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkurangnya pemahaman masyarakat terhadap Lulo Hada, padahal tarian ini berfungsi sebagai ekspresi budaya yang merepresentasikan persatuan, rasa syukur, kerja sama, dan etika sosial masyarakat Tolaki. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi praktik tari dan konteks sosial pelaksanaannya. Data dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lulo Hada memiliki ciri bentuk berupa barisan lurus ke depan, posisi tangan memegang pinggang, dan gerak kaki maju-mundur secara ritmis. Unsur gerak tersebut memvisualisasikan prinsip samaturu dan mepokoaso, yaitu persatuan, kebersamaan, dan solidaritas sosial. Nilai yang terkandung dalam Lulo Hada meliputi nilai sakral, sejarah, solidaritas, etika, dan estetika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Lulo Hada bukan hanya seni pertunjukan tradisional, tetapi juga media pelestarian identitas lokal dan penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran seni. Kontribusi penelitian ini adalah memperkuat kajian pendidikan seni berbasis kearifan lokal serta menyediakan rujukan integrasi warisan budaya Tolaki dalam pembelajaran seni di sekolah.
Downloads
References
Ahmad, A. B., & Pendais, H. (2019). Sejarah Tari Lulo pada masyarakat suku Tolaki Kelurahan Alangga Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan (1800-1996). Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah, 4(1), 21-31.
Berger, A. A. (2000). Media and communication research methods. Sage Publications.
Iriani, Z. (2018). Peningkatan mutu pembelajaran seni tari di sekolah dasar. Jurnal Bahasa dan Seni, 9(2), 143-148.
Kasno, N. R., Hafsah, W. O. S., & Jalil, A. (2019). Elekton sebagai media dalam tarian Lulo pada masyarakat Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari. Jurnal Kerabat Antropologi, 3(2), 89-101.
Mahmudah, U., & Respati, R. (2021). Transformasi karakter anak berbasis nilai-nilai kearifan lokal melalui tarian tradisional. Jurnal Didaktika Dwija Indria, 9(2), 1-6.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Narwasty, M. A., Wiloso, P. G., & Sasongko, G. (2021). The symbolic meaning of Lulo dance: Tolaki tribe culture as communication medium. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 34(2), 159-172.
Nasir, & Rahmawati, M. (2019). Identifikasi nilai pedagogis tarian Lulo untuk integrasi bangsa: Study ethnography masyarakat di Sulawesi Tenggara. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 3(2), 162-178.
Restian, A. (2020). Analisis pembelajaran tari tradisional dalam pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 29(2), 101-112.
Rosala, D. (2016). Pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal dalam upaya membangun pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. Ritme: Jurnal Seni dan Desain serta Pembelajarannya, 2(1), 17-26.
Sagala, S. (2018). Konsep dan makna pembelajaran. Alfabeta.
Sahnir, N. (2022). The meaning of the circular formation of Molulo dance in the context of local cultural values of the Tolaki tribe. Jurnal Pakarena, 7(2), 130-140.
Sihartin, Suardika, I. K., & Yazid. (2019). Pola pelatihan gerak Tari Lulo melalui kegiatan ekstrakurikuler pada siswa kelas VI SDN 37 Kendari. Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya, 3(1), 1-8.
Soedarsono, R. M. (1978). Tari-tarian Indonesia I. Balai Pustaka.
Suparmi, N. K. (2023). Pentingnya pembelajaran tari tradisional di sekolah dalam menumbuhkan rasa cinta budaya siswa. Jurnal Kependidikan, 7(2), 50-55.
Wahyuni, S. (2023). Pembelajaran seni tari tradisional dalam membentuk karakter peserta didik. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 2524-2534.





