Penerapan Nilai-Nilai Tari Mondotambe dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas IV SD Negeri 25 Kendari
Application of Mondotambe Dance Values in Character Formation of Fourth-Grade Students at SD Negeri 25 Kendari
DOI:
https://doi.org/10.33772/9j751f31Keywords:
Nilai budaya, tari Mondotambe, pendidikan karakterAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam Tari Mondotambe dan menjelaskan penerapannya dalam pembentukan karakter siswa kelas IV SD Negeri 25 Kendari. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi pembelajaran, wawancara, dan dokumentasi kegiatan tari. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Mondotambe memuat empat kelompok nilai utama, yaitu nilai religius, nilai moral, nilai sikap dan perilaku, serta nilai persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai tersebut diterapkan dalam pembelajaran melalui pengenalan makna gerak, kostum, properti, latihan kelompok, pembiasaan disiplin, kerja sama, dan refleksi sikap setelah praktik tari. Penerapan nilai Tari Mondotambe mendorong pembentukan karakter siswa, terutama religius, jujur, toleran, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal sebagai media pendidikan karakter di sekolah dasar.
Downloads
References
Anggraini, H., Natajaya, I. N., & Lasmawan, I. W. (2022). Penerapan nilai-nilai pendidikan karakter dalam Tari Gandrung Kreasi Banyuwangi pada siswa di SMA Negeri 1 Tegaldlimo. Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(1), 29-38.
Bahiz, Y. A. B. (2023). Analisis nilai-nilai pendidikan karakter pada ekstrakurikuler seni tari tradisional di sekolah dasar. Aquinas: Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 6(2), 129-139.
Fadhilah, M. N. (2022). Nilai-nilai budaya lokal dalam pengembangan karakter anak usia dini. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 8(2), 55-65.
Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J. (2011). Pendidikan karakter: Kajian teori dan praktik di sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.
Mardin, E. I. P. (2019). Eksistensi Tari Mondotambe pada masyarakat Tolaki di Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe abad XVIII-XX. Journal Idea of History, 2(1), 18-27.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Restian, A. (2020). Analisis pembelajaran tari tradisional dalam pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 29(2), 105-114.
Rosala, D. (2016). Pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal dalam upaya membangun pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. Ritme, 2(1), 16-25.
Safitri, S., Maulida, U., & Tampati, R. (2022). Ekstrakurikuler tari tradisional dalam membentuk pendidikan karakter berbasis budaya di madrasah ibtidaiyah. Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 9(1), 77-88.
Suparmi, N. K. (2023). Implementasi seni tari tradisional dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Kependidikan, 8(1), 45-56.
Supeni, S., & Harini, S. (2021). Internalizing character education through Javanese traditional dance to realize child-friendly school. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 61-69. https://doi.org/10.21831/jc.v18i1.38452
Wahyuni, S. (2023). Pembelajaran seni tari tradisional dalam membentuk karakter peserta didik. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 9(2), 2760-2771.
Wijayanti, O. (2020). The form of character education in learning dance at a dance studio. Journal of Social, Humanity, and Education, 1(1), 11-20.





