Penerapan Media Pembelajaran Seni Berbasis Etnoliterasi Kain Tenun Tolaki di Taman Kanak-Kanak Kuncup Pertiwi Kendari

The Implementation of Tolaki Woven Fabric Ethnoliteracy-Based Art Learning Media at Kuncup Pertiwi Kindergarten Kendari

Authors

  • Arni Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.66225/82fgae42

Keywords:

etnoliterasi, kain tenun, Tolaki, media pembelajaran

Abstract

Kain tenun Tolaki merupakan warisan budaya lokal yang memuat pengetahuan tentang motif, warna, nilai sosial, identitas etnik, dan estetika masyarakat Tolaki. Namun, pengenalan kain tenun kepada anak usia dini masih terbatas pada tampilan seremonial dan belum banyak dikembangkan sebagai media pembelajaran seni berbasis etnoliterasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media pembelajaran seni berbasis etnoliterasi kain tenun Tolaki serta bentuk pembelajaran budaya lokal di Taman Kanak-Kanak Kuncup Pertiwi Kendari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan orientasi etnografi pendidikan. Data diperoleh melalui observasi kegiatan sentra seni dan kreativitas, wawancara dengan guru penanggung jawab sentra, dokumentasi RPPM/RPPH, media kelas, dan artefak pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media etnoliterasi kain tenun Tolaki dilakukan melalui internalisasi dalam kurikulum lembaga, integrasi dalam kegiatan main, pemanfaatan sebagai media pembelajaran, serta penggunaan sebagai hiasan perlengkapan dan dinding kelas. Pembelajaran budaya lokal dikembangkan melalui pengenalan bahasa daerah, pakaian adat, makanan khas, tari, lagu, dan cerita rakyat Tolaki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kain tenun Tolaki dapat menjadi media seni kontekstual yang mendukung literasi budaya, kreativitas, identitas lokal, dan pendidikan karakter anak usia dini. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan model pembelajaran seni berbasis kearifan lokal yang dapat direplikasi pada satuan PAUD lain dengan adaptasi terhadap budaya setempat. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adji, P. S., & Wahyuningsih, N. (2018). Kain lurik: Upaya pelestarian kearifan lokal. Atrat, 6(2), 129-136.

Ambarwati, M. (2017). Studi kerajinan tenun ikat sarung goyor Bapak Sudarto di Desa Kenteng Kelurahan Pojok Kecamatan Tawangsari Sukoharjo. Jurnal Seni Kriya, 5(1), 1-12.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Arsyad, A. (2011). Media pembelajaran. Rajawali Pers.

Bruner, J. S. (1966). Toward a theory of instruction. Harvard University Press.

Chalik, H. A., et al. (1992/1993). Pakaian adat tradisional daerah Sulawesi Tenggara. Bagian Proyek Penelitian, Pengkajian, dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Sulawesi Tenggara.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1977). Adat istiadat daerah Sulawesi Tenggara. Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah.

Draper, J. (2015). Ethnography: Principles, practice and potential. Nursing Standard, 29(36), 36-41.

Hammersley, M., & Atkinson, P. (2007). Ethnography: Principles in practice (3rd ed.). Routledge.

Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2002). Instructional media and technologies for learning (7th ed.). Merrill Prentice Hall.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Materi pendukung literasi budaya dan kewargaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.

Meira, G., Soegiarty, T., & Sobandi, B. (2013). Kain tenun ikat dengan bahan sutera alam: Analisis deskriptif ornamen kain tenun ikat di Kampung Tenun Panawuan Kabupaten Garut. Jurnal Kriya Tenun dan Tekstil, 1(3), 1-8.

Melamba, B. (2008). Sejarah dan ragam hias pakaian adat Tolaki di Sulawesi Tenggara. Universitas Halu Oleo.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2012). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Piaget, J. (1962). Play, dreams and imitation in childhood. Norton.

Sedyawati, E. (2012). Budaya Indonesia: Kajian arkeologi, seni, dan sejarah. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supardi, Widiastuti, A., & Saliman. (2015). Pengembangan media pembelajaran IPS terpadu berbasis lingkungan. Jurnal Pendidikan IPS, 2(1), 1-12.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wahid, I., & Asmawati, E. (2018). Fungsi dan makna kain adat Tolaki di Kota Kendari. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 284-296.

World Economic Forum. (2015). New vision for education: Unlocking the potential of technology. World Economic Forum.

Downloads

Published

2026-05-09

How to Cite

Penerapan Media Pembelajaran Seni Berbasis Etnoliterasi Kain Tenun Tolaki di Taman Kanak-Kanak Kuncup Pertiwi Kendari: The Implementation of Tolaki Woven Fabric Ethnoliteracy-Based Art Learning Media at Kuncup Pertiwi Kindergarten Kendari. (2026). Jurnal Pembelajaran Seni Dan Budaya, 7(2), 53-60. https://doi.org/10.66225/82fgae42

Similar Articles

11-20 of 36

You may also start an advanced similarity search for this article.