PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TARI MONDOTAMBE DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BASALA

Authors

  • Ramlina Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.66225/7cg51z80

Keywords:

Penelitian dan Pengembangan, Bahan Ajar, Pengembangan Bahan Ajar, Seni tari Mondotambe

Abstract

Ketersediaan bahan ajar dalam pembelajaran mutlak diperlukan. 
Hal tersebut karena dalam bahan ajar terdapat informasi terkait 
materi pembelajaran yang akan dilakukan. Perlunya bahan ajar yang 
representative khusus untuk ekstrakurikuler tari mondotambe 
melatarbelakangi penelitian R&D ini untuk mengembangkan bahan 
ajar tari mondotambe di SD Negeri 2 Basala, Kabupaten Konawe 
Selatan. 
 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil 
pengembangan bahan ajar seni tari mondotambe. Metode yang 
digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R & D) 
model Borg dan Gall, dengan mengikuti 7 langkah pengembangan 
meliputi (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain 
produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba, produk, (7) 
revisi produk.  
Hasil validasi media diperoleh nilai rata-rata yaitu 86,66% dengan 
kategori “sangat layak”, validasi materi diperoleh nilai rata-rata yaitu 
92% dengan kategori “sangat layak”, dan validasi bahasa diperoleh 
nilai rata-rata yaitu 91,67% dengan kategori “sangat layak”. Hasil 
penilaian pendidik diperoleh nilai rata-rata yaitu 82,81% dengan 
kategori “sangat layak”, sementara itu respon peserta didik dari uji 
coba kelompok besar diperoleh nilai rata-rata 92,15% dengan 
kategori “sangat layak”.  
Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar 
yang dikembangkan layak digunakan untuk mengefektifkan kegiatan 
belajar ekstrakulikuler seni tari mondotambe, hal ini berdasarkan 
respon dari pendidik dan peserta didik yang menyatakan bahwa 
bahan ajar yang dikembangkan sangat layak digunakan. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Majid. 2008. Perencanaan Pembelajaran, Mengembangkan Standar Kompetensi Guru.

Jakarta: PT. Rosda Karya.

Depdiknas. 2006. Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan (KTSP) untuk Sekolah Dasar/ MI.

Jakarta: Terbitan Depdiknas.

Dikmenjur.

2010.

Pengertian

Bahan

Ajar.

[Online].

(https://www.scribd.com/document/36384667/Pengertian-Bahan-Ajar

tanggal : 12 Maret 2021)

Tersedia

:

diakses

Hamalik, Oemar. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Sinar Grafika.

Herimanto & Winarno. 2010. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Moh. Roqib dan Nurfuadi, “Kepribadian Guru: Upaya Mengembangkan Kepribadian Guru yang

Sehat di Masa Depan”, Jogjakarta: Grafindo Litera Media, 2009.

Sedyawati, Edy. 1986. Tari Sebagai Salah Satu Pernyataan Budaya dalam Pengetahuan

Elemen Tari dan Beberapa Masalah Tari. Jakarta: Direktotar Kesenian

Soedarsono. 2002. Seni Pertunjukan Indonesia Diera Globalisasi. Gajah Mada University

Press.

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TARI MONDOTAMBE DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BASALA. (2026). Jurnal Pembelajaran Seni Dan Budaya, 9(1), 23-42. https://doi.org/10.66225/7cg51z80

Similar Articles

11-20 of 45

You may also start an advanced similarity search for this article.