PERGESERAN SENI BELA DIRI EWA WUNA DI KELURAHAN WASOLANGKA

Authors

  • Kismon Enanto Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.66225/hkq4r282

Keywords:

Pergeseran, Seni, Ewa Wuna

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis pergeseran seni bela diri Ewa Wuna di Kelurahan Wasolangka. 2) Untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pergeseran seni bela diri Ewa Wuna di Kelurahan Wasolangka. 3) Untuk menjelaskan relevansi seni bela diri Ewa Wuna pada pendidikan sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini di laksanakan di Kabupaten Muna, Kecamatan Parigi selama 3 bulan terhitung dari Mei-Juli 2023. Sumber data dalam penelitian ini di peroleh masyarakat setempat, guru karate, guru taekwondo, dan guru seni bela diri ewa wuna. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Bentuk pergeseran seni bela diri ewa wuna di kelurahan Wasolangka  dilihat dari segi bentuk pergeseran kavioli, bentuk pergeseran gerak, bentuk pergeseran dari segi pakaian dan aksesoris, dan bentuk pergeseran iringan musik gong dan gendang. 2) Faktor yang menyebabkan terjadinya pergeseran seni bela diri ewa wuna di kelurahan wasolangka di sebabkan masuknya seni bela diri karate dan seni bela diri taekwondo. Masuknya kedua seni bela diri ini mengakibatkan generasi muda saat ini kurang memiliki minat dalam mempelajari seni bela diri ewa wuna, mereka lebih memilih seni bela diri seperti karate atau taekwondo dengan alasan seni bela diri ini modern lebih menarik dibanding seni bela diri ewa wuna. Hal lain diakibatkan oleh tidak ikut sertaan pemerintah dalam melestarikan seni bela diri ewa wuna hal ini menjadi alasan, sebab keberhasilan pelestarian kesenian tradisional seni bela diri suatu daerah sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah daerah dalam merumuskan program dan kebijakan yang nantinya akan dilaksanakan oleh aparat pemerintah daerah bersama kelompok-kelompok masyarakat. 3) Relevansi seni bela diri ewa wuna dalam pendidikan sekolah yaitu pada jenjang Pendidikan Sekolah Dasar dikelas III semester 2 (dua) pada tema 5 “Permainan Tradisional” dengan sub tema yaitu “ Olah raga Tradisional” dalam bidang PJOK. Juga dikelas V pada semester 1 (satu) yang termuat dalam tema “Indonesiaku, Bangsa yang Cintai Damai” dalam bidang PJOK. Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama dikelas VII pada semester 1 (satu) materi pokok “Keterampilan Gerak Bela Diri Pencak Silat”  pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kumaidah, E. (2012). Penguatan eksistensi bangsa melalui seni bela diri tradisional pencak silat.

Laksono, R., Hendra, A., & Samudro, E. G. (2025). Pencak silat: seni pertahanan kultural dalam menghadapi euforia artificial intelligence. Jurnal Komunikata.

Rahmawati, C. A. (2024). Sejarah dan perkembangan perguruan pencak silat MS. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia.

Sokoy, F. (2024). Pencak Silat as a Manifestation of Martial Art in the Majapahit Era. Warisan: Journal of Cultural Studies.

Djunaid, I. S. (2020). Historical and Cultural Studies on Martial Arts in Indonesia. Journal of Business and Entrepreneurship.

Darmawan, A. D. (2023). Literature review: Pencak silat and social values in society. Jurnal Penjaga.

.

Ahmad, B. (2023). Langka Lipu: Cultural heritage and identity of the Banggai community. Social Journal of Social Science.

Himawanto, W. (2018). Paradigm shift in Pencak Dor traditional sport.

Muhyi, M. (2017). Penguatan olahraga pencak silat sebagai budaya nusantara. Jurnal Budaya Nusantara.

Ruswinarsih, S., dkk. (2025). Pemanfaatan potensi budaya seni bela diri pencak silat sebagai daya tarik wisata budaya. Jurnal Penelitian IPTEKS.

Downloads

Published

2026-03-16

How to Cite

PERGESERAN SENI BELA DIRI EWA WUNA DI KELURAHAN WASOLANGKA. (2026). Jurnal Pembelajaran Seni Dan Budaya, 8(2), 82-96. https://doi.org/10.66225/hkq4r282

Similar Articles

11-20 of 40

You may also start an advanced similarity search for this article.